Selengkapnya: Menambah Animasi Tampilan Blogger | Blogger Tune-Up http://modification-blog.blogspot.com/2008/11/menambah-animasi-tampilan-blogger.html#ixzz1GBo6QitB Under Creative Commons License: Attribution
S.U.C.I..UNGU CLIQUERS INDONESIA ==>WWW.UNGUBAND.COM<==

UNGU-DIRIMU SATU

Jumat, 04 Maret 2011

ONCI UNGU

Sebuah cincin melingkar di jari manis Endhita. Tanpa banyak yang mengetahui, Onci 'Ungu' dan Endhita ternyata telah bertunangan 3 November 2010 lalu, bertepatan dengan momen ulang tahun model cantik itu di usia ke-35. Pertunangan pasangan yang sudah menjalin cinta selama 1,5 tahun itu digelar secara informal.

"Iya, Onci nanya ke aku will you marry me? Yah terus aku jawab iya aku mau menghabiskan sisa hidup aku dengan kamu," ujar Endhita dalam tayangan infoteinmen Halo Selebritis SCTV, Selasa (4/1).

Menurut Endhita, cincin ini merupakan simbol ungkapan keseriusan Onci kepada dirinya. Sejauh ini, kedua pihak keluarga belum melakukan pertemuan untuk membahas lebih lanjut hubungan pasangan musisi dan model ini ke jenjang yang lebih serius. "Belum tau tanggalnya kapan. Insyaallah tahun ini," ungkap Endhita.

NEWS

NEWS I :

Tak mau ketinggalan, grup band papan atas Ungu, akan membintangi film berjudul Puple to Love. Rencananya, syuting perdana akan dimulai 23 Februari mendatang.

“Udah reading. Ceritanya drama komedi, ada suspendnya sendiri. Tapi di film ini, nama kita sendiri,” papar basis Ungu, Maki, ditemui di Hardrock Cafe, Jakarta, Rabu (9/2/2011).

Dalam film yang bercerita tentang Ungu, jelas saja mereka memerankan diri sendiri. Meskipun demikian ada naskah yang harus mereka patuhi.

“Purple to Love syuting 23 Februari. Ternyata, reading itu susah banget ya. Yang jadi mentor kita, Kang Didi Petet dan memang susah banget,” imbuh Maki.

Selama proses reading, Ungu merasa serba salah jika tidak bisa memahami penjelasan dari sang mentor. Diakui Maki, Didi Petet memang tidak pernah ngomel.

“Kang Didi enggak pernah ngomel, tapi serba salah saja. Kalau ternyata hasilnya enggak bagus, bagaimana?” tukasnya.

Langkah Ungu membintangi film, sepertinya memang mengikuti jejak Wali Band yang filmnya telah rilis terlebih dahulu. Namun, Wali dan Ungu baru membuat film setelah band mereka berada di papan atas industri tanah air.

Berbeda dengan band Garasi, terbentuk karena mereka membintangi film berjudul Garasi. Sebelum Wali dan Ungu, tercatat Slank juga pernah membintangi film berjudul Generasi Biru



NEWS II :

Nah.. sepertinya vokalis Ungu, Pasha, sudah klik dengan dunia akting. Meskipun awalnya bete melihat naskah 100 halaman, namun begitu melakukan reading, dia pun mulai menikmati.

“Gue lupa sudah berapa kali (reading). Mungkin sudah 20 kali, boleh dibilang sudah dua bulan kami menjalani reading. Kalau kata Om Didi Petet yang latih akting kami, sekarang kami sudah ada perkembangan. Ternyata, reading itu menenangkan,” ungkap Pasha saat menjalani proses reading untuk film Purple in Love di Moviesta Pictures, Bintaro, Jakarta, Kamis (10/2/2011).

Pertama kali, ayah tiga anak ini tidak menyangkal jika ada rasa takut untuk terjun ke dunia akting. Namun setelah menjalani proses reading, yang awalnya dirasa menjemukan, ternyata di tengah jalan semua personel Ungu pun mulai menyenangi proses yang mereka jalani.

“Kami mulai syuting tanggal 23 Februari,” imbuh pemilik nama Sigit Purnomo ini.

Sekali lagi, calon suami Adelia Wilhelmina ini mengakui tidak ada kesulitan pada akhirnya. Dia pun paham, proses reading yang harus dilalui aktor/aktris berfungsi untuk meminimalisasi kesulitan yang ada di benak para pemain film.

“Jujur skenario gue cukup tebal, kurang lebih 100 halaman. Tadinya itu kesulitan, tapi setelah dijalani menyenangkan,” tandas Pasha.



NEWS III :

Nirina Zubir terlibat cekcok dengan vokalis band Ungu, Pasha. Adu mulut mereka berujung pada tamparan Nirina ke wajah Pasha.

Jangan salah kira dulu. Itu adalah salah satu adegan di film Purple Love yang diperankan Nirina bersama personel band Ungu. Nirina berperan sebagai psikolog bernama Thalita.

"Di film ini aku sebagai Thalita. Dia seorang psikolog pelipur laranya Pasha. Di sini ada adegan panas karena pipinya Pasha ditamparin melulu sama Nirina. Ceritanya, kita adu mulut. Terus aku tersinggung dan plak!," ujar Nirina saat ditemui di Moviesta Pictures, Bintaro, Jakarta Selatan, Kamis (10/2/2011).

Lucunya, saat menjalani proses latihan, Pasha sudah berpesan agar Nirina tak menamparnya terlalu keras. Sambil bercanda, Nirina tetap bertekad menampar duda beranak tiga itu dengan kencang.

"Tadi pas latihan, Pasha komentarnya, 'Na pelan-pelan dong'. Tapi aku bilang, 'Kita lihat saja nanti yah," tuturnya sambil tertawa.

Nirina mengaku senang bisa beradu akting dengan personel Ungu. Meski tergolong lebih dulu bermain film, istri Ernest 'Cokelat' itu memuji proses adaptasi personel Ungu dalam berakting.

"Senang. Biasanya ketemu cuma di atas panggung dengan pekerjaan yang berbeda. Sekarang main film bareng. Sebenarnya susah juga adaptasi sama anak band. Tapi karena mereka sudah sering bikin video klip, oke juga aktingnya," puji ibu satu anak ini.

.:: BIOGRAPHY UNGU ::.






Ungu adalah grup musik Indonesia yang beranggotakan Pasha (penyanyi), Makki (bass), Enda (gitar), Oncy (gitar), dan Rowman (drum). Sampai tahun 2007 mereka telah menghasilkan 4 album dan 2 album mini.

Ungu terbentuk tahun 1996. Motor pembentuknya adalah Ekky (gitar) dan saat itu vokalisnya adalah Michael, sedangkan drum dipegang oleh Pasha Van derr Krabb. Tahun 1997, saat Ungu hendak manggung, Pasha Van derr Krabb 'menghilang' dan posisinya digantikan oleh Rowman. Enda yang sebelumnya adalah roadies-nya Ekky juga ikut bergabung dengan Ungu.

Tahun 2000, Ungu mulai mempersiapkan album pertama mereka, yang akhirnya dirilis 6 Juli 2002 bertajuk Laguku. Sebelumnya, Ungu ikut mengisi 2 lagu di album kompilasi Klik bersama Lakuna, Borneo, Piknik, dan Energy. Ke dua lagu tersebut adalah "Hasrat" dan "Bunga". Single pertama album ini, "Bayang Semu" menjadi ost. sinetron ABG (RCTI). Meski terbilang sukses, album ini baru mendapat Platinum Award setelah hampir 2 tahun album ini dirilis.

Saat hendak masuk dapur rekaman untuk album kedua, Ekky memutuskan keluar. Oncy yang saat itu baru keluar dari Funky Kopral dipilih untuk menggantikan Ekky. Album kedua Ungu Tempat Terindah dirilis Desember 2003. Album ini menjagokan "Karena Dia Kamu" sebagai single pertama dan "Suara Hati" dipilih sebagai single kedua. Baru empat bulan dirilis, penjualannya telah mencapai 80.000 (delapan puluh ribu) kopi. Jumlah yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan album pertama yang 'telah' mendapatkan platinum (150.000 kopi) dalam hitungan waktu satu setengah tahun.

Pada tahun 2005, Ungu menjadi salah satu artis yang berkolaborasi dengan Chrisye di album terbaru Chrisye, "Senyawa".

Album Melayang dirilis Desember 2005. Di albumnya yang ketiga dengan single "Demi Waktu", Ungu mendapat double platinum. Dengan hits Demi Waktu mengantarkan Ungu jadi MTV Exclusive Artis di bulan Desember 2005. Gaung "Demi Waktu" merambah negeri Jiran, Malaysia. Empat perusahaan label berebut untuk mendapatkan hak edar di sana. SRC, perusahaan yang menaungi Siti Nurhaliza akhirnya keluar sebagai pemenang.

Ungu mengeluarkan sebuah mini album untuk menyambut Ramadhan 1427 H bertajuk SurgaMu yang dirilis September 2006. Hanya dalam tempo sepuluh hari sejak rilis mini album SurgaMu, telah terjual sebanyak 150 ribu keping. Bahkan Wakil Presiden Yusuf Kalla memberi penghargaan 'Inspiring' atas album religi SurgaMu. Sayangnya, saat hendak menerima penghargaan di istana Wapres, Ungu yang mengenakan setelah jas yang dipadu celana jeans ditolak masuk ke dalam istana, dengan alasan pakaian yang tak sesuai dengan protokoler istana.

Dalam Penghargaan MTV Indonesia 2006, Ungu masuk dalam 3 nominasi, yaitu Most Favorite Group/Band/Duo, Best Director "Demi Waktu" Abimael Gandy, dan Video of the Year "Demi Waktu".

Ungu dengan dukungan "A Mild Live Productions" dan "Trinity Optima Productions" membuat buku biografi. Buku yang diberi judul "A Mild Live Ungu Book Magazine" itu diluncurkan pada Kamis, 10 Mei 2007, di Jakarta. Dicetak sebanyak 40 ribu eksemplar, buku tersebut memuat biografi masing-masing personil, diskografi Ungu, foto-foto, dan bahkan chord lagu-lagu Ungu.

Ungu juga sering terlibat dalam pembuatan album soundtrack. Ungu pernah menyumbangkan lagu untuk film Buruan Cium Gue yang dilarang edar. Ungu pun menyumbangkan 3 buah lagu untuk film Coklat Stroberi yakni dua lagu baru, "Disini Untukmu" dan "Sahabatku", serta mengikutkan lagu "Berjanjilah" dari album ketiga mereka Melayang.

Dalam ajang "SCTV Music Awards 2007" di Balai Sidang Jakarta (JHCC), Ungu mendapat 4 kemenangan. Album SurgaMu yang diproduseri Trinity/Prosound membawa Ungu menjadi penerima penghargaan 'Album Religi', 'Lagu Paling Ngetop' dan 'Video Klip Paling Ngetop' untuk lagu "Andai Kutahu". Sedangkan Melayang dengan lagu andalan "Tercipta Untukmu" memenangkan kategori 'Album Pop Rock Duo/Grup'.

Ungu kembali merilis album reguler keempatnya bertajuk Untukmu Selamanya. Album ini di-launching di empat negara sekaligus, yaitu 9 Agustus 2007 di Kuala Lumpur, Malaysia, 10 Agustus 2007 di Singapura, 12 Agustus 2007 Hongkong dan puncaknya 15 Agustus 2007 di Jakarta, Indonesia. Lagu andalan dalam album ini antara lain, "Kekasih Gelapku", "Cinta dalam Hati", "Apalah Arti Cinta" dan "Ijinkan Aku".

Menyambut Ramadhan 1428 H, Ungu merilis album religi lagi yang berbentuk mini album bertajuk Para Pencari-Mu. Dalam album ini Ungu berkolaborasi dengan ustad Jeffry Al Buchori. Album ini hanya berisi lima lagu, yaitu "Para PencariMu", "Sembah Sujudku", "Surga Hati", "Sesungguhnya", dan "Tuhanku". Sebelum mini album ini dirilis, tiga dari lima lagu telah terpilih sebagai soundtrack sinetron religi yang tayang selama Bulan Ramadhan.

Ungu kembali meraih penghargaan untuk kategori 'Band Ngetop' di ajang SCTV Awards 2007, yang berlangsung di JCC Senayan Jakarta, Jumat, 24 Agusutus 2007. Dalam ajang itu, Ungu berhasil menyisihkan grup band lainnya, seperti Ada Band, Peterpan, Radja, dan pendatang baru yang mendadak populer, Kangen Band. Pada tahun 2007, Ungu bersama Samsons dan Naff, dijuluki 'The Rising Star' band oleh penyelenggara konser musik akbar Soundrenaline, A Mild Live Productions dan Deteksi Productions, juga oleh raksasa label rekaman Musica Studio.