Selengkapnya: Menambah Animasi Tampilan Blogger | Blogger Tune-Up http://modification-blog.blogspot.com/2008/11/menambah-animasi-tampilan-blogger.html#ixzz1GBo6QitB Under Creative Commons License: Attribution
S.U.C.I..UNGU CLIQUERS INDONESIA ==>WWW.UNGUBAND.COM<==

UNGU-DIRIMU SATU

Jumat, 04 Maret 2011

NEWS

NEWS I :

Tak mau ketinggalan, grup band papan atas Ungu, akan membintangi film berjudul Puple to Love. Rencananya, syuting perdana akan dimulai 23 Februari mendatang.

“Udah reading. Ceritanya drama komedi, ada suspendnya sendiri. Tapi di film ini, nama kita sendiri,” papar basis Ungu, Maki, ditemui di Hardrock Cafe, Jakarta, Rabu (9/2/2011).

Dalam film yang bercerita tentang Ungu, jelas saja mereka memerankan diri sendiri. Meskipun demikian ada naskah yang harus mereka patuhi.

“Purple to Love syuting 23 Februari. Ternyata, reading itu susah banget ya. Yang jadi mentor kita, Kang Didi Petet dan memang susah banget,” imbuh Maki.

Selama proses reading, Ungu merasa serba salah jika tidak bisa memahami penjelasan dari sang mentor. Diakui Maki, Didi Petet memang tidak pernah ngomel.

“Kang Didi enggak pernah ngomel, tapi serba salah saja. Kalau ternyata hasilnya enggak bagus, bagaimana?” tukasnya.

Langkah Ungu membintangi film, sepertinya memang mengikuti jejak Wali Band yang filmnya telah rilis terlebih dahulu. Namun, Wali dan Ungu baru membuat film setelah band mereka berada di papan atas industri tanah air.

Berbeda dengan band Garasi, terbentuk karena mereka membintangi film berjudul Garasi. Sebelum Wali dan Ungu, tercatat Slank juga pernah membintangi film berjudul Generasi Biru



NEWS II :

Nah.. sepertinya vokalis Ungu, Pasha, sudah klik dengan dunia akting. Meskipun awalnya bete melihat naskah 100 halaman, namun begitu melakukan reading, dia pun mulai menikmati.

“Gue lupa sudah berapa kali (reading). Mungkin sudah 20 kali, boleh dibilang sudah dua bulan kami menjalani reading. Kalau kata Om Didi Petet yang latih akting kami, sekarang kami sudah ada perkembangan. Ternyata, reading itu menenangkan,” ungkap Pasha saat menjalani proses reading untuk film Purple in Love di Moviesta Pictures, Bintaro, Jakarta, Kamis (10/2/2011).

Pertama kali, ayah tiga anak ini tidak menyangkal jika ada rasa takut untuk terjun ke dunia akting. Namun setelah menjalani proses reading, yang awalnya dirasa menjemukan, ternyata di tengah jalan semua personel Ungu pun mulai menyenangi proses yang mereka jalani.

“Kami mulai syuting tanggal 23 Februari,” imbuh pemilik nama Sigit Purnomo ini.

Sekali lagi, calon suami Adelia Wilhelmina ini mengakui tidak ada kesulitan pada akhirnya. Dia pun paham, proses reading yang harus dilalui aktor/aktris berfungsi untuk meminimalisasi kesulitan yang ada di benak para pemain film.

“Jujur skenario gue cukup tebal, kurang lebih 100 halaman. Tadinya itu kesulitan, tapi setelah dijalani menyenangkan,” tandas Pasha.



NEWS III :

Nirina Zubir terlibat cekcok dengan vokalis band Ungu, Pasha. Adu mulut mereka berujung pada tamparan Nirina ke wajah Pasha.

Jangan salah kira dulu. Itu adalah salah satu adegan di film Purple Love yang diperankan Nirina bersama personel band Ungu. Nirina berperan sebagai psikolog bernama Thalita.

"Di film ini aku sebagai Thalita. Dia seorang psikolog pelipur laranya Pasha. Di sini ada adegan panas karena pipinya Pasha ditamparin melulu sama Nirina. Ceritanya, kita adu mulut. Terus aku tersinggung dan plak!," ujar Nirina saat ditemui di Moviesta Pictures, Bintaro, Jakarta Selatan, Kamis (10/2/2011).

Lucunya, saat menjalani proses latihan, Pasha sudah berpesan agar Nirina tak menamparnya terlalu keras. Sambil bercanda, Nirina tetap bertekad menampar duda beranak tiga itu dengan kencang.

"Tadi pas latihan, Pasha komentarnya, 'Na pelan-pelan dong'. Tapi aku bilang, 'Kita lihat saja nanti yah," tuturnya sambil tertawa.

Nirina mengaku senang bisa beradu akting dengan personel Ungu. Meski tergolong lebih dulu bermain film, istri Ernest 'Cokelat' itu memuji proses adaptasi personel Ungu dalam berakting.

"Senang. Biasanya ketemu cuma di atas panggung dengan pekerjaan yang berbeda. Sekarang main film bareng. Sebenarnya susah juga adaptasi sama anak band. Tapi karena mereka sudah sering bikin video klip, oke juga aktingnya," puji ibu satu anak ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar